Karpet Merah ke-22



Huah,, satu kata yang keluar dari mulut. Bukan mengeluh, tetapi mengeluarkan spirit supaya bisa menyebar dan memberi energi postif kepada sekitar. Tentunya tidak beserta dengan aromanya... haha

Alhamdulillah,, tepat di tanggal ini usia saya sudah menginjak 18 tahun... ya 18 tahun.. tambah 4, jadilah usia saya sekarang 22 tahun. Usia yang dikatakan masih imut-imut untuk ukuran wajah saya. Makasih.

Terima kasih kepada Allah SWT karena saya masih diberi kesempatan untuk mengurangi usia (lagi), bahkan sudah 22 tahun usia saya berkurang. Tentunya yang menjadi harapan saya di tahun ke 22 ini adalah semakin berkurang usia, semakin banyak berkah yang saya dapatkan, semakin banyak ikhtiar dan doa saya kepadaNya, semakin menjadi dewasa, semakin bisa belajar lagi dalam kehidupan yang katanya cuma mampir minum ini. Hingga nanti semua kesempatan itu telah habis, dan saya harus kembali kepadaNya untuk menjemput dimensi lain yang kekal seperti yang telah dijanjikanNya. Entah di tahun berapa semua itu akan diambil kembali, semuanya harus siap....

Jadi, doa dan harapan saya khusus di tahun ke 22 ini diantaranya mampu lebih think smart lagi, jangan kebanyakan ngelamun, mampu lebih fokus lagi, pokoknya jadi manusia yang lebih baik. Semoga penempatan dari kementerian segera diumumkan dan saya diberikan penempatan terbaik,, aamiin. Doa ini khusus saya persembahkan untuk angkatan 2009. Hehe.

Berikutnya adalah semoga semua berjalan dengan lancar, diberi kesehatan, rejeki, dan ketenangan jiwa. Bagi saya mungkin itu sudah cukup, disamping juga saya mengharapkan cita-cita saya bisa terkabulkan. Cita-cita yang harus diselesaikan tidak berjangka waktu,, #opojal
Aamiin aamiin...

Seperti kebanyakan orang barat, di mana perayaan bertambahnya tahun selalu diwarnai dengan apa yang disebut kado. Bagi saya (dan ini menjadi paling penting) orang tua, saudara, sahabat, dan teman-teman yang peduli dengan saya adalah kado yang paling indah buat saya pribadi. Karena tanpa mereka, saya bukanlah apa-apa, saya akan menjadi garing karenanya..

Kado berikutnya khusus “dipersembahkan” dari tim-tim favorit saya.
Pertama, PSIS Semarang, kesebelasan kebanggaan saya yang mana pada tanggal 10 kemarin berhasil menghempaskan Persipur Purwodadi dengan skor 7-0!! Buset.. golnya banyak banget yak.. Matur Nuwun. Stadion sampai penuh sesak dan riuh penonton sangat terasa. Sahabat saya kali ini menemani menonton di tribun VIP seharga... ya segitulah,, haha

Kedua, FC Barcelona, kesebelasan dari Spanyol yang secara ajaib membuat aggregat menjadi 4-2 setelah di Leg I UEFA Champions League kalah 0-2 dari AC Milan. Di pertandingan ini, saya terbangun dan tidak seperti biasanya, bahkan saya tidak mengantuk !! Namun, -bukan bermaksud sombong- permainan Barcelona tidak secemerlang 2-3 tahun lalu. Mungkin juga karena AC Milan bermain bagus. Mereka kebobol 4 gol juga karena 2 gol Messi (Messi sekarang tanpa gocekan maut, bandingkan dengan CR7 yang mampu mengangkat Real Madrid), 1 gol Alba yang merupakan gol pengunci, dan 1 gol spektakuler Villa.

Ketiga, SS Lazio, kesebelasan dari negeri pizza. Meskipun kalah di kandang oleh Fiorentina, saya tetap bangga. Saya bukan pendukung Lazio kemarin sore..thanks . Untuk lebih lengkapnya, saya akan buat kilasan khusus untuk laporan ketiga klub ini. Next time.

Next,, kado saya yang lain adalah adanya kamu, kamu, dan kamu semua yang mampu membuat saya tertawa lepas. Kamu di sini nggak terbatas betina ataupun jantan. Kamu di sini adalah kamu yang mampu membuat saya mengerti dan belajar akan pelajaran di balik susahnya hidup. Cukup.

Mungkin segitu saja dari saya. Semoga kita bertemu lagi di tahun ke 23, tentunya dengan kehangatan suasana yang berbeda.
“We believe, you’re the best”

22 tahun masih SMA!!

(14 Maret 2013   20.30 – 22.00 WIB)

Suatu Pagi di 2008



Kemilau cahaya mentari masih belum nampak. Agaknya masih terlalu pagi untuk memulai aktivitas. Suasana di pusat kota itu juga masih lengang. Tampak penyapu jalanan masih setia dengan sapu tuanya. Sapu yang menjadi penyambung hidup, yang terus menari menyapu jalanan ibu kota.

Deru mesin kendaraan masih terbatas dalam indra pendengaran. Begitu pun dengan asap hitam yang tentu saja belum bercampur dengan udara. Semua masih basah oleh air embun sisa angin malam. Embun yang memberi setetes kehidupan.

Dari kejauhan, seorang itu mulai muncul. Seseorang yang dulu selalu ada di sudut itu. sudut kota tempat biasa ak "bertemu" Entah tiap pagi aku mengharapkan untuk sejenak saja melihatnya, meskipun aku harus sembunyi dari dunia.

Dia yang selalu mencuri setiap pandanganku yang telah kubuang jauh.

Dia juga yang selalu mencuri setiap lamunku yang telah terbang entah kemana.

Dia (juga) juga yang selalu mencuri setiap langkahku yang telah menapak tanpa tujuan.

Ya.. Dia..
Hanya menjadi sebuah impian dalam sebuah utopia...

"karena matahari pun juga akan kehilangan energinya, andai aku benar menjadi matahari itu mampukah aku menjaga sinarku padamu?"

A Little Part of Our Memories



Karena semuanya membutuhkan kesatuan rasa dan karsa

Karena semuanya membutuhkan suatu imajinasi yang tiada pernah henti

Ya.. karena itu mengenai dia..

Syahdan,, terkumpulah,, 5 orang sekawan yang dipertemukan dalam suatu wadah. Di mana kelima orang ini memiliki suatu kreativitas yang datangnya entah dari dunia antah-berantah. Mereka sepakat untuk menjadi satu kesatuan, satu tujuan, dan satu tekad. Karena mereka adalah...

PARTHENON

inilah kelima anak itu yang sekarang sudah, sedang, akan mulai merintis dan menjalani karir di bidang masing-masing:

Khalid Zulfikar D (tukang pegang mic)

 



















Aji Wicaksana (tukang pegang gitar 1)

 



















Anggari Dwi S (tukang pegang gitar 2)

 


















Farkhan Wisnu W (tukang pegang bass)

 




Rendra Yudha W (tukang gebuk drum)















(Gambar yang diambil adalah gambar versi zadoel, terkecuali yang pegang mic dan yang pegang gitar 2. Yang pegang mic agaknya juga nyambi jadi penyanyi di resepsi nikahan. Di sisi lain, yang pegang gitar 2 sengaja dipilih membelakangi karena kesulitan untuk melakukan pen-sensor-an!! Haha. Khusus untuk yang pegang bass..ohh.. aura segar terpancar dari jaket “Rolling Stones” serta helm pink-nya. Yang pegang gitar 1 rupanya nyambi jadi model. Terakhir, di balik jaket yang gebuk drum ternyata tertulis nama SAHA)

Yang pengin denger rekaman kami monggo mampir dan unduh 1st Single
Lagu ini direkam saat malam perpisahan yang diadakan sekolah kami, saat itu kami memilih untuk "mengundurkan diri" dan kemudian nyasar ke sebuah studio..
maaf jika musiknya acak-acakan. just for fun and for remember :)






lengkap!!!
Kebersamaan itu yang akan selalu kita rindukan, kawan
saling berjuang di jalan masing-masing
demi tergapainya cita dan asa





Korelasi antara membalik logika, logika terbalik, dan berburuk sangka... anyone?? any idea??



Jujur Makmur Kalah karo Jujur Ajur

Ngapusi buwak kali!
"Ngisin-isini rak, Ton. jare meh kabeh sekolah ning Semarang bocor. Nek rak gek ndhang didandani mesakke bocah-bocah sinaune dadi orak tenang," kandhane Lik Dul, wektu melu kerja bakti negori pang-pang sing meh nyangkut kabel listrik.

Tak kira rak mungkin bocor kabeh, Lik, wong kondisi sekolah lan muride beda-beda.Tur maneh pengawasane saiki luwih ketat.

"Pancen orak kabeh,Ton, naming sing bocor mayan akeh. Lha mbiyen mbangune piye ya? Nek rak pemboronge krenyeh, mesthi pimprone kakehan mlintir anggaran," teges Lik Dul.

Krungu omongan kuwi, aku dadi mak dheg. Wah, Lik Dul mesthi salah informasi ki. Dikira sing minggu wingi digegerke kuwi perkara sekolah sing genthenge bocor. Padhalan sing bocor seje genthenge. Lho sampeyan entuk informasi soal bocoran seka endhi, Lik?

"Gek wingi si Nang crita nek ulangan semesterane dibaleni merga ana sing bocor. Lha nek kertas lembar jawabane teles kan ya rak isa ditulisi to, Ton," jawab Lik Dul.

Blaik. Lik Dul mesthi ngrungokke critane si Nang mung setugel. Orak nggatekake tenana merga dianggep omongane cah cilik. Iki akibate nek wong tuwa nganggep cah cilik rak reti apa-apa, dadine malah salah tampa.

Si Nang pancen bener, Lik, minggu wingi akeh bocoran. Naming sing bocor seje genthenge sekolah naming soal ulangan. Kasus iki konangan merga ana murid sing biasane pahpoh, ulangane entuk apik. Jare bocah-bocah padha urunan tuku bocoran sing regane Rp 800.000. Bar kuwi padha nggawe kepekan terus sumebar ning pirang-pirang sekolah.

"Wah gaswat. Si Nang kudu tak takoni maneh ki. Nek iji cilik wis urikan, suk gedhe meh dadi apa?" kandhane Lik Dul, rada mberung.

Stel kendo, Lik. Rak kabeh murid gelem ngepek. Ijik akeh sing nyekel prinsip entuk biji pira wae rak masalah sing penting seka utekke dhewe.

Malah cah nom-nom saiki lagek giat ngampanyeake "Berani Jujur Hebat". Kegiatan kuwi kanggo mringati Hari Antikorupsi lan ngelingke kasus sing setaun kepungkur kebongkar ning Semarang.

"Jaman aku ijik cilik nek ana cah tukaran mesthi ji jen, liyane mung nonton lan nggawe kalangan. Nek sing kalah wis muni embek, sing menang mundur karo ndegek. Sing kalah pancen babak bunyak, naming ora ngasi mlebu rumah sakit," kandhane Lik Dul.

Deknen prihatin merga jiwa kesatria wis luntur. Cah saiki wanine kroyokan.Nek ana masalah ngendelke jurus endha. Ajaran "Jujur makmur" wis dikalahke mbek paham "jujur ajur".

"Dampake wis ketok, Ton. ijik sekolah ngepekan, nggolek gawean nganggo sogokan, nek wis ndhuwe jabatan nyetutan. Mumet aku!" kandhane Lik Dul mbek cekelan bathuk.

(Disadur dari rubrik "Rame Kondhe" Kandhane Hartono, sebuah rubrik ala Semarangan di koran Suara Merdeka. Rubrik ini mengisahkan seputar permasalahan di Semarang, tentunya dengan gaya khas Semarang-nya. Logat, dialek, dan lain-lain yang selalu membuat saya kangen dengan kota ini. Walaupun sering banjir maupun rob, panas, tidak jadi mengapa. Tulisan repost ini saya dedikasikan buat kota Semarang, kota tercinta saya. tidak peduli bagaimanapun. Saatnya Semarang Setara !!)

Virtual Fishing Can Be Fun



This is first time I make a post in full English. I’ll try to make it. Maybe, all of you will meet some crazy or unrule in English..haha.

Because this is the first time, I will use simple past tense, although I tell you about event in very very past time.. just kidding..

Ok, and same with the tittle, the topic is all about around fishing. You know that all people always say fishing is very boring. Some people agree with it and the others not. So, for me fishing is very very fun. And I think, I find a new ways to fishing if you don’t have time or don’t have enough money (hihi). What is it?
 Wow.. it is a fishing game (-,-). Serious,, you must try it. This is a kind of old game in PSX. The name is REEL FISHING. I’ll share to you about my experience in playing this game. There are many kind of fish in the world. Automatically, they live in different area such as in sea, coral, river, deep river, in a river running water, etc. Every fish has a different pattern in what they eat and how they swim (behavior).

What I get in this game with that information??  The answer is I get many many lesson in fishing world. About the information of fish, about fish tools (pole, line, hook, bait,etc). There are different level and each level supplies beautiful (sometimes hideous) fish. Until now, I am still playing it. Exactly in my very very very long empty time (you know it)

And this, i have some fish picture that I “had”. Haha.. I realize that in reality or in many ways I get real fishing with my father and my friend, i can’t get it. The fish is known as Blue Marlin, very very prestigious in fisher/angler. So, in this game very very fun. Look at the progress, this is the top 3!!

#3 it's enough big,, and i realize still there is a big ones in my sea

#3 12,73 feet//814,79 lb

#2 wow.. bigger than before, but I am still curious with the others

#2 14,77 feet//974,76 lb
                                                             
and this is the last..
the king in my sea..
i remember, when i try to pull it up. it run very fast, strong, and jump 4 times.. wow. And I imagine, how if I get it in real fishing?? maybe,, i must to stop imagine,, haha..
#1 the monster...


#1 16,04 feet//1674,06lb







so.. little interesting?? haha
love fishing and don't forget your real life.. all aspect.. serious..



                                           

Let's Play the Game...




Akhirnya... di awal bulan penghujung tahun....
Alhamdulillah..
Semoga ke depan semakin berkarya lagi...