A Little Part of Our Memories



Karena semuanya membutuhkan kesatuan rasa dan karsa

Karena semuanya membutuhkan suatu imajinasi yang tiada pernah henti

Ya.. karena itu mengenai dia..

Syahdan,, terkumpulah,, 5 orang sekawan yang dipertemukan dalam suatu wadah. Di mana kelima orang ini memiliki suatu kreativitas yang datangnya entah dari dunia antah-berantah. Mereka sepakat untuk menjadi satu kesatuan, satu tujuan, dan satu tekad. Karena mereka adalah...

PARTHENON

inilah kelima anak itu yang sekarang sudah, sedang, akan mulai merintis dan menjalani karir di bidang masing-masing:

Khalid Zulfikar D (tukang pegang mic)

 



















Aji Wicaksana (tukang pegang gitar 1)

 



















Anggari Dwi S (tukang pegang gitar 2)

 


















Farkhan Wisnu W (tukang pegang bass)

 




Rendra Yudha W (tukang gebuk drum)















(Gambar yang diambil adalah gambar versi zadoel, terkecuali yang pegang mic dan yang pegang gitar 2. Yang pegang mic agaknya juga nyambi jadi penyanyi di resepsi nikahan. Di sisi lain, yang pegang gitar 2 sengaja dipilih membelakangi karena kesulitan untuk melakukan pen-sensor-an!! Haha. Khusus untuk yang pegang bass..ohh.. aura segar terpancar dari jaket “Rolling Stones” serta helm pink-nya. Yang pegang gitar 1 rupanya nyambi jadi model. Terakhir, di balik jaket yang gebuk drum ternyata tertulis nama SAHA)

Yang pengin denger rekaman kami monggo mampir dan unduh 1st Single
Lagu ini direkam saat malam perpisahan yang diadakan sekolah kami, saat itu kami memilih untuk "mengundurkan diri" dan kemudian nyasar ke sebuah studio..
maaf jika musiknya acak-acakan. just for fun and for remember :)






lengkap!!!
Kebersamaan itu yang akan selalu kita rindukan, kawan
saling berjuang di jalan masing-masing
demi tergapainya cita dan asa





Korelasi antara membalik logika, logika terbalik, dan berburuk sangka... anyone?? any idea??



Jujur Makmur Kalah karo Jujur Ajur

Ngapusi buwak kali!
"Ngisin-isini rak, Ton. jare meh kabeh sekolah ning Semarang bocor. Nek rak gek ndhang didandani mesakke bocah-bocah sinaune dadi orak tenang," kandhane Lik Dul, wektu melu kerja bakti negori pang-pang sing meh nyangkut kabel listrik.

Tak kira rak mungkin bocor kabeh, Lik, wong kondisi sekolah lan muride beda-beda.Tur maneh pengawasane saiki luwih ketat.

"Pancen orak kabeh,Ton, naming sing bocor mayan akeh. Lha mbiyen mbangune piye ya? Nek rak pemboronge krenyeh, mesthi pimprone kakehan mlintir anggaran," teges Lik Dul.

Krungu omongan kuwi, aku dadi mak dheg. Wah, Lik Dul mesthi salah informasi ki. Dikira sing minggu wingi digegerke kuwi perkara sekolah sing genthenge bocor. Padhalan sing bocor seje genthenge. Lho sampeyan entuk informasi soal bocoran seka endhi, Lik?

"Gek wingi si Nang crita nek ulangan semesterane dibaleni merga ana sing bocor. Lha nek kertas lembar jawabane teles kan ya rak isa ditulisi to, Ton," jawab Lik Dul.

Blaik. Lik Dul mesthi ngrungokke critane si Nang mung setugel. Orak nggatekake tenana merga dianggep omongane cah cilik. Iki akibate nek wong tuwa nganggep cah cilik rak reti apa-apa, dadine malah salah tampa.

Si Nang pancen bener, Lik, minggu wingi akeh bocoran. Naming sing bocor seje genthenge sekolah naming soal ulangan. Kasus iki konangan merga ana murid sing biasane pahpoh, ulangane entuk apik. Jare bocah-bocah padha urunan tuku bocoran sing regane Rp 800.000. Bar kuwi padha nggawe kepekan terus sumebar ning pirang-pirang sekolah.

"Wah gaswat. Si Nang kudu tak takoni maneh ki. Nek iji cilik wis urikan, suk gedhe meh dadi apa?" kandhane Lik Dul, rada mberung.

Stel kendo, Lik. Rak kabeh murid gelem ngepek. Ijik akeh sing nyekel prinsip entuk biji pira wae rak masalah sing penting seka utekke dhewe.

Malah cah nom-nom saiki lagek giat ngampanyeake "Berani Jujur Hebat". Kegiatan kuwi kanggo mringati Hari Antikorupsi lan ngelingke kasus sing setaun kepungkur kebongkar ning Semarang.

"Jaman aku ijik cilik nek ana cah tukaran mesthi ji jen, liyane mung nonton lan nggawe kalangan. Nek sing kalah wis muni embek, sing menang mundur karo ndegek. Sing kalah pancen babak bunyak, naming ora ngasi mlebu rumah sakit," kandhane Lik Dul.

Deknen prihatin merga jiwa kesatria wis luntur. Cah saiki wanine kroyokan.Nek ana masalah ngendelke jurus endha. Ajaran "Jujur makmur" wis dikalahke mbek paham "jujur ajur".

"Dampake wis ketok, Ton. ijik sekolah ngepekan, nggolek gawean nganggo sogokan, nek wis ndhuwe jabatan nyetutan. Mumet aku!" kandhane Lik Dul mbek cekelan bathuk.

(Disadur dari rubrik "Rame Kondhe" Kandhane Hartono, sebuah rubrik ala Semarangan di koran Suara Merdeka. Rubrik ini mengisahkan seputar permasalahan di Semarang, tentunya dengan gaya khas Semarang-nya. Logat, dialek, dan lain-lain yang selalu membuat saya kangen dengan kota ini. Walaupun sering banjir maupun rob, panas, tidak jadi mengapa. Tulisan repost ini saya dedikasikan buat kota Semarang, kota tercinta saya. tidak peduli bagaimanapun. Saatnya Semarang Setara !!)

Virtual Fishing Can Be Fun



This is first time I make a post in full English. I’ll try to make it. Maybe, all of you will meet some crazy or unrule in English..haha.

Because this is the first time, I will use simple past tense, although I tell you about event in very very past time.. just kidding..

Ok, and same with the tittle, the topic is all about around fishing. You know that all people always say fishing is very boring. Some people agree with it and the others not. So, for me fishing is very very fun. And I think, I find a new ways to fishing if you don’t have time or don’t have enough money (hihi). What is it?
 Wow.. it is a fishing game (-,-). Serious,, you must try it. This is a kind of old game in PSX. The name is REEL FISHING. I’ll share to you about my experience in playing this game. There are many kind of fish in the world. Automatically, they live in different area such as in sea, coral, river, deep river, in a river running water, etc. Every fish has a different pattern in what they eat and how they swim (behavior).

What I get in this game with that information??  The answer is I get many many lesson in fishing world. About the information of fish, about fish tools (pole, line, hook, bait,etc). There are different level and each level supplies beautiful (sometimes hideous) fish. Until now, I am still playing it. Exactly in my very very very long empty time (you know it)

And this, i have some fish picture that I “had”. Haha.. I realize that in reality or in many ways I get real fishing with my father and my friend, i can’t get it. The fish is known as Blue Marlin, very very prestigious in fisher/angler. So, in this game very very fun. Look at the progress, this is the top 3!!

#3 it's enough big,, and i realize still there is a big ones in my sea

#3 12,73 feet//814,79 lb

#2 wow.. bigger than before, but I am still curious with the others

#2 14,77 feet//974,76 lb
                                                             
and this is the last..
the king in my sea..
i remember, when i try to pull it up. it run very fast, strong, and jump 4 times.. wow. And I imagine, how if I get it in real fishing?? maybe,, i must to stop imagine,, haha..
#1 the monster...


#1 16,04 feet//1674,06lb







so.. little interesting?? haha
love fishing and don't forget your real life.. all aspect.. serious..



                                           

Let's Play the Game...




Akhirnya... di awal bulan penghujung tahun....
Alhamdulillah..
Semoga ke depan semakin berkarya lagi...



FREEDOM OF SPEAK

Hidup yang berlimpahkan nikmat ini harus kita rayakan dengan penuh kesyukuran. Sebab berapa banyak dari kita yang gagal mengelola nikmat yang terjadi adalah hidup yang kian lama kian terasa sempit.
 
Ya, segenap potensi yang diberikan Allah ini pada dasarnya yang mendorong kita ke arah kebaikan. Dalam bahasa agama kita sebut amal shalih, yakni seberapa maksimal potensi dari Allah ini kita kelola sedalam-dalamnya hanya untuk patuh terhadap Allah saja tidak pada yang lain.

Kenyataannya justru potensi karunia Allah ini justru bisa mengarah pada ujian. Begitu tipisnya batas antara keinginan untuk mengelola nikmat Allah untuk tujuan takwa dan tujuan hawa nafsu keduniaan.

Orang sering mengatakan bahwa mulutmu harimaumu. Ya mulut yang sejatinya bisa kita arahkan untuk tujuan-tujuan kemuliaan seperti memberi nasihat, amar ma`ruf nahi munkar justru kita arahkan ke tujuan-tujuan jahat. Banyak diantara kita menggunakan mulut untuk berkata kotor dan merusak, memfitnah orang lain, menjatuhkan dan membunuh karakter seseorang dan sebagainya.

Orang seperti ini gampang sakit, karena ia selalu mengalami dilema, sebab belum tentu apa yang mereka katakan ditanggapi serius oleh pihak terhasut, sehingga sia-sialah apa ang mereka usahakan untuk selalu menghasut orang lain. Itu baru satu segi, segi lainnya jika yang difitnah itu kemudian sabar dan tawakkal pada Allah, ia justru tidak tenggelam dalam keterhasutan, malah makin bersinar. Ia mendapatkan karunia Allah yang berlimpah sehingga dengan hasutan itu tidak semakin membuatnya berkecil hati, justru dibayar mahal oleh Allah dengan limpahan nikmat yang membuatnya yakin bahwa Allah selalu berada di pihak yang benar.

Di dalam dunia yang membebaskan mulut-mulut kita untuk berbicara semaunya, sulit bagi kita untuk mengetahui apa yang benar dan apa yang salah. Fitnah yang merajalela membuat kita menjadi tak adil dan seringkali memihak para pemfitnah hanya karena mereka punya posisi, punya derajat dan kedudukan yang sangat tinggi. Padahal jauh-jauh hari Rasulullah bersabda, Unzhur ma qala wala tanzhur man qala. Ikutilah apa yang mereka ucapkan jangan mengikuti siapa yang mengucapkan.

Marilah kita bersikap bijak dengan berlaku adil kepada siapapun, jangan lantas karena yang bicara adalah orang-orang besar dan punya posisi, maka kita jadi berpihak kepada mereka. Karena siapa tahu, mereka yang punya posisi itu adalah para pemfitnah yang perkataannya adalah untuk menjatuhkan atau melemahkan orang lain, sehingga ketika kita menganut perkataannya, mereka akan sorak-sorak dan tepuk tangan, sebab kita telah masuk dalam skenario jahatnya.

[disadur dari majalah Konsist edisi 30/Th.III/2009 dalam rubrik “Iftitah”, semoga ini menjadi pembelajaran bersama. Terutama untuk saya sendiri]
Satu kata yang sangat aku suka,, entah kenapa,, dan kayaknya itu sesuatu yang pas..
andai saja boleh membuat tatto,pengen banget bisa buat tatto itu di lengan bawah, dengan bentuk memanjang..
tatto yang bisa disembunyiin di balik kaos berlengan panjang..





AUFKLARUNG




aku tidak lari, bukan juga kabur,
aku hanya,
hanya berhenti sejenak,
untuk kemudian bangkit lagi bersama dunia,
Selamat datang dunia baru...