Curiwis
Jangankan urusan hati dan perasaan,
bahkan yang di atas bisa membolak-balikkan tindak tanduk seorang manusia.
Dan itu terjadi juga pada saya.
Saya yang mungkin dianggap sebagian
orang adalah sebagai orang yang pelit bicara, yang pendiam, yang nggak rame. Ya
itu benar. Dan mungkin sebagian orang lainnya menganggap saya adalah seorang
yang cerewet, sok akrab, rame. Itu juga benar.
Repotnya...
Jika salah satu hal itu begitu mudah
dibolak-balikkanNya.
Disaat saya lagi masuk mode irit
bicara, saya merasa orang-orang di sekitar saya ini terlalu cerewet. Banyak
omong. Ingin saya segera menyela apa yang dibicarakan orang yang cerewet itu.
Hahaha. Serunya, kalo di mode ini, saya bertemu dengan teman/orang yang
sepemikiran. Bakal rame.
Sebaliknya...
Disaat saya lagi masuk mode cerewet,
saya merasa harus menggerakkan bibir. Bicara semua hal yang dari nggak penting
sampai yang super penting. Saya merasa perlu lawan bicara dimana mereka masuk
mode pendengar yang baik. Mungkin saya perlu melawak untuk menciptakan suasana yang
lebih akrab.
Fatalnya lagi...
Apabila saya nggak menemukan seseorang
di sekitar saya, hmmm rasanya hampir mirip orang stres. Ketemu gadget,
scroll-scroll, bosen. Ditambah dengan bunyi notif chat yang masuk semakin bikin
muak. Males banget buat ngechat, rasanya jadi nggak mood. Terus tiba-tiba jadi
silent mode notificationnya.
Sepi ya rasanya nggak ada apa-apa di
sekitar kita, berasa kayak di kamar, dan nggak punya koneksi, bisanya cuma
tidur dan tidur. Tiba-tiba jam sudah berlalu dan sedih melewatkan waktu secepat
itu.
Please...
2nd and
sudah dan sedang berlangsung selama 2 tahun.
semua yang ada, baik disini maupun disana.
dengan oksigen yang sama.
berapa milyaran detik yang dilewatkan tanpa bersamanya
seketika bertemu, seperti memasuki portal waktu, sekejap
dan itu pula yang sekarang sedang terjadi, 2 tahun,..
nggak terasa yaa..
(ah kalo saya terasa)
but, it needs a few months ahead...
bismillah
selamat berpuasa...
semua yang ada, baik disini maupun disana.
dengan oksigen yang sama.
berapa milyaran detik yang dilewatkan tanpa bersamanya
seketika bertemu, seperti memasuki portal waktu, sekejap
dan itu pula yang sekarang sedang terjadi, 2 tahun,..
nggak terasa yaa..
(ah kalo saya terasa)
but, it needs a few months ahead...
bismillah
selamat berpuasa...
Struggle
Pelajaran kali ini adalah :
1. Perbuatan baik akan dibalas dengan hal yang baik pula, pun sebaliknya
2. Yakinilah sesuatu yang sudah kita pilih, meragukannya malah akan menjadi 2 buah kesalahan. Salah dan Ragu
3. Setia terhadap kawan, dan berbuat baik terhadap semuanya
4. Menikmati semua jalan cerita hidup, mungkin dari sisi materiil akan rugi, tetapi dari segi pengalaman.. Wow, nggak ada orang lain yanh punya cerita lebih hebat darimu.
5. Salah? Minta maaf dengan tulus, berusaha memperbaikinya
6. Makan ketika lapar dan memasuki waktunya
7. Tidur dengan cukup, mimpi dengan nyaman, dan bangun dengan tepat pada waktunya
8. Yhaaa... Istirahat
(sembari rebahan di rest area bandara, dimana aku tertimggal kereta api yang menuju ke pelukan mentariku)
1. Perbuatan baik akan dibalas dengan hal yang baik pula, pun sebaliknya
2. Yakinilah sesuatu yang sudah kita pilih, meragukannya malah akan menjadi 2 buah kesalahan. Salah dan Ragu
3. Setia terhadap kawan, dan berbuat baik terhadap semuanya
4. Menikmati semua jalan cerita hidup, mungkin dari sisi materiil akan rugi, tetapi dari segi pengalaman.. Wow, nggak ada orang lain yanh punya cerita lebih hebat darimu.
5. Salah? Minta maaf dengan tulus, berusaha memperbaikinya
6. Makan ketika lapar dan memasuki waktunya
7. Tidur dengan cukup, mimpi dengan nyaman, dan bangun dengan tepat pada waktunya
8. Yhaaa... Istirahat
(sembari rebahan di rest area bandara, dimana aku tertimggal kereta api yang menuju ke pelukan mentariku)
Detak Dag Dig Dug
Delapan belas hari berlalu...
BKS, 11-03-2017
#17.00
p.m.
Detik waktu mulai berjalan cepat
seiring pesawat yang semakin mendekati landasan pacu bandara di sini. Lagi-lagi
berkat teknologi, aku harus berterima kasih tidak perlu buru-buru ke bandara.
Namun, namanya juga panik tetap saja jantung mulai terpacu. Pemanasan.
#18.15
p.m.
Pesawat yang delay sekitar 15 menit
dari yang dijadwalkan, lambat laun mulai kembali ke landasan pacu. Kali ini pesawat itu
membawaku dan penumpang lain untuk meninggalkan bandara menuju Jakarta.
Pemandangan malam mulai nampak, lambat laun lampu kerlip-kerlip di darat dan
pemandangan ini semakin mengecil hingga tak terlihat lagi
#onflight19.00
p.m.
Pengumuman bahwa pesawat akan mendarat
sudah dikeluarkan oleh pilot pesawat. Segera kutegakkan kursi dan berdoa segala
sesuatunya berjalan lancar. Jantung kembali berdegup. Apakah masih keburu atau
akan gagal. 15 menit berlalu dan firasatku mengatakan bahwa pesawat ini hanya
berputar saja mengelilingi langit Jakarta. Deg.
HLP, 11-03-2017
#19.30
p.m.
Pesawat mendarat dengan mulus dan
segera kuambil langkah cepat menuju pintu keluar bandara. Sambil memperhatikan
langkahku, jemariku mulai memainkan gawai untuk memesan layanan ojek online
dan alhamdulillah ada yang mau.
#20.00
p.m.
Bapak ojek mulai memacu kendaraannya
dari gigi 1 ke gigi 4. Ya, bahkan dari mengurangi kecepatan, gigi tetap berada
pada angka 4. Alhasil, motor yang dipacu berasa emak-emak yang ngeden mau
lahiran. Haha. Berkali-kali saya menyaou peluh di dahi saya dan berkata, ”Pak, bisa lebih
cepat lagi?” dan berkali-kali pula Bapak itu bilang “Ya, ini sudah kencang”
#20.16
p.m.
Tiba di
tempat tujuan. Kurogoh dompet dan membayar Bapak itu tanpa meminta kembalian. Bunyi
kereta mulai terdengar. Aku berlari sekuat tenaga menuju counter check in. Untung
tidak antri banyak. Segera aku tekan keyboard dengan kode booking -yang sudah
aku hafalin sejak di boncengan Bapak ojek- hahaha. Amazing. Jadwal kereta pukul
20.25 dan aku baru check in 20.22. it’s only 3 minutes. Senam jantung.
#20.25
p.m.
Alhamdulillah,
aku sudah duduk manis di dalam kereta dengan keringat yang dleweran. Segera kuraih
gawai dan menelepon kekasih tercinta. Agak diam sejenak dan “I make it” haha. Terdengar
tawa riang dari seberang sana. Kuceritakan hal yang telah terjadi sejak di
Bengkulu tadi. Sudah menjadi kebiasaanku untuk membuatnya menjadi pendengar yang
baik. Plong sudah detak jantung ini. Berkat ini bisa jadi gambaran buat next
homecoming. Pulang naik pesawat, sambung naik kereta dengan jeda waktu yang
singkat. Masih berani? Sayangi jantungmu... hahaha
#SRG,
12-13 Maret 2017
Dan kamu
tahu apa yang terjadi berikutnya... hari-hari berlalu indah dengan hadirnya
canda tawa kita. Belum lagi kehujanan. Hahaha. We see a moonlight together,
and... semua hanya berlalu begitu saja. Dua hari yang terlalu singkat untuk
melewatinya bersamamu... I love you
![]() |
I paling suka kalo udah pasang pose yg diskriminatif :p |
Hidup nggak melulu soal uang, tapi kalau kamu sudah punya banyak pasti minta yang selalu melulu. Ironi.
Sebuah sarkas yang mungkin beberapa minggu ini menjangkit di 10 meter radius keberadaan saya. Dalam sudut pandang suudzon saya, apa yang di dapat adalah sebuah kepalsuan. Semu.
Saya bisa apa? tetap berbuat baik dan tentu saja,, suudzon.. wkwkwk
nggakpapa lah. Bismillah.
Besok udah pulang, dan yang disana juga udah terlelap setelah seharian capek bekerja. Yang nyenyak yaa, nanti tak curhatin lagi tengah malem aku nggak bisa merem. hahaha
Semoga besok cerah suasananya. aamiin.
Sebuah sarkas yang mungkin beberapa minggu ini menjangkit di 10 meter radius keberadaan saya. Dalam sudut pandang suudzon saya, apa yang di dapat adalah sebuah kepalsuan. Semu.
Saya bisa apa? tetap berbuat baik dan tentu saja,, suudzon.. wkwkwk
nggakpapa lah. Bismillah.
Besok udah pulang, dan yang disana juga udah terlelap setelah seharian capek bekerja. Yang nyenyak yaa, nanti tak curhatin lagi tengah malem aku nggak bisa merem. hahaha
Semoga besok cerah suasananya. aamiin.
Langganan:
Postingan (Atom)