Malaikat Kecil Kami :)


Detik yang berdetak seiring dengan berjalannya waktu. Menggantikan nafas lama.
Tidak terasa bakal kehidupan itu terus tumbuh. Semakin hari dia semakin berkembang, seiring dengan nutrisi yang disalurkan.
5weeks, masih cuilik



berapa weeks ya, lupaaa

halooo, adik udah gedee :)

Adik, sebentar lagi ketemu ayah sama mama yah. Nggak kerasa dulu adik masih cuiliiikk, sekarang udah kira-kira 1500gram. Alhamdulillah. Makin sehat ya nak, ayo digendutin lagi badannya. Makan yang banyak, kalo laper nendang mama yaah :p













Curiwis

Jangankan urusan hati dan perasaan, bahkan yang di atas bisa membolak-balikkan tindak tanduk seorang manusia.
Dan itu terjadi juga pada saya.
Saya yang mungkin dianggap sebagian orang adalah sebagai orang yang pelit bicara, yang pendiam, yang nggak rame. Ya itu benar. Dan mungkin sebagian orang lainnya menganggap saya adalah seorang yang cerewet, sok akrab, rame. Itu juga benar.
Repotnya...
Jika salah satu hal itu begitu mudah dibolak-balikkanNya.
Disaat saya lagi masuk mode irit bicara, saya merasa orang-orang di sekitar saya ini terlalu cerewet. Banyak omong. Ingin saya segera menyela apa yang dibicarakan orang yang cerewet itu. Hahaha. Serunya, kalo di mode ini, saya bertemu dengan teman/orang yang sepemikiran. Bakal rame.
Sebaliknya...
Disaat saya lagi masuk mode cerewet, saya merasa harus menggerakkan bibir. Bicara semua hal yang dari nggak penting sampai yang super penting. Saya merasa perlu lawan bicara dimana mereka masuk mode pendengar yang baik. Mungkin saya perlu melawak untuk menciptakan suasana yang lebih akrab.
Fatalnya lagi...
Apabila saya nggak menemukan seseorang di sekitar saya, hmmm rasanya hampir mirip orang stres. Ketemu gadget, scroll-scroll, bosen. Ditambah dengan bunyi notif chat yang masuk semakin bikin muak. Males banget buat ngechat, rasanya jadi nggak mood. Terus tiba-tiba jadi silent mode notificationnya.
Sepi ya rasanya nggak ada apa-apa di sekitar kita, berasa kayak di kamar, dan nggak punya koneksi, bisanya cuma tidur dan tidur. Tiba-tiba jam sudah berlalu dan sedih melewatkan waktu secepat itu.

Please...
Mungkin dengan ini, Alloh menjagaku dari perilaku besar kepala....
Terlalu banyak rasa sombong di hati dan alhamdulillah dengan cara ini aku diajari, arti untuk lebih bersyukur, berlapang dada,

Rasanya sudah maksimal yang kemarin...
Semoga ini yang terbaik

Terima kasih ya alloh

2nd and

sudah dan sedang berlangsung selama 2 tahun.
semua yang ada, baik disini maupun disana.
dengan oksigen yang sama.

berapa milyaran detik yang dilewatkan tanpa bersamanya
seketika bertemu, seperti memasuki portal waktu, sekejap

dan itu pula yang sekarang sedang terjadi, 2 tahun,..
nggak terasa yaa..
(ah kalo saya terasa)

but, it needs a few months ahead...

bismillah

selamat berpuasa...

Struggle

Pelajaran kali ini adalah :
1. Perbuatan baik akan dibalas dengan hal yang baik pula, pun sebaliknya
2. Yakinilah sesuatu yang sudah kita pilih, meragukannya malah akan menjadi 2 buah kesalahan. Salah dan Ragu
3. Setia terhadap kawan, dan berbuat baik terhadap semuanya
4. Menikmati semua jalan cerita hidup, mungkin dari sisi materiil akan rugi, tetapi dari segi pengalaman.. Wow, nggak ada orang lain yanh punya cerita lebih hebat darimu.
5. Salah? Minta maaf dengan tulus, berusaha memperbaikinya
6. Makan ketika lapar dan memasuki waktunya
7. Tidur dengan cukup, mimpi dengan nyaman, dan bangun dengan tepat pada waktunya
8. Yhaaa... Istirahat

(sembari rebahan di rest area bandara, dimana aku tertimggal kereta api yang menuju ke pelukan mentariku)

Detak Dag Dig Dug

Delapan belas hari berlalu...

BKS, 11-03-2017
#17.00 p.m.
Detik waktu mulai berjalan cepat seiring pesawat yang semakin mendekati landasan pacu bandara di sini. Lagi-lagi berkat teknologi, aku harus berterima kasih tidak perlu buru-buru ke bandara. Namun, namanya juga panik tetap saja jantung mulai terpacu. Pemanasan.

#18.15 p.m.
Pesawat yang delay sekitar 15 menit dari yang dijadwalkan, lambat laun mulai kembali  ke landasan pacu. Kali ini pesawat itu membawaku dan penumpang lain untuk meninggalkan bandara menuju Jakarta. Pemandangan malam mulai nampak, lambat laun lampu kerlip-kerlip di darat dan pemandangan ini semakin mengecil hingga tak terlihat lagi

#onflight19.00 p.m.
Pengumuman bahwa pesawat akan mendarat sudah dikeluarkan oleh pilot pesawat. Segera kutegakkan kursi dan berdoa segala sesuatunya berjalan lancar. Jantung kembali berdegup. Apakah masih keburu atau akan gagal. 15 menit berlalu dan firasatku mengatakan bahwa pesawat ini hanya berputar saja mengelilingi langit Jakarta. Deg.

HLP, 11-03-2017

#19.30 p.m.
Pesawat mendarat dengan mulus dan segera kuambil langkah cepat menuju pintu keluar bandara. Sambil memperhatikan langkahku, jemariku mulai memainkan gawai untuk memesan layanan ojek online dan alhamdulillah ada yang mau.

#20.00 p.m.
Bapak ojek mulai memacu kendaraannya dari gigi 1 ke gigi 4. Ya, bahkan dari mengurangi kecepatan, gigi tetap berada pada angka 4. Alhasil, motor yang dipacu berasa emak-emak yang ngeden mau lahiran. Haha. Berkali-kali saya menyaou peluh di dahi saya dan berkata, ”Pak, bisa lebih cepat lagi?” dan berkali-kali pula Bapak itu bilang “Ya, ini sudah kencang”

#20.16 p.m.
Tiba di tempat tujuan. Kurogoh dompet dan membayar Bapak itu tanpa meminta kembalian. Bunyi kereta mulai terdengar. Aku berlari sekuat tenaga menuju counter check in. Untung tidak antri banyak. Segera aku tekan keyboard dengan kode booking -yang sudah aku hafalin sejak di boncengan Bapak ojek- hahaha. Amazing. Jadwal kereta pukul 20.25 dan aku baru check in 20.22. it’s only 3 minutes. Senam jantung.

#20.25 p.m.
Alhamdulillah, aku sudah duduk manis di dalam kereta dengan keringat yang dleweran. Segera kuraih gawai dan menelepon kekasih tercinta. Agak diam sejenak dan “I make it” haha. Terdengar tawa riang dari seberang sana. Kuceritakan hal yang telah terjadi sejak di Bengkulu tadi. Sudah menjadi kebiasaanku untuk membuatnya menjadi pendengar yang baik. Plong sudah detak jantung ini. Berkat ini bisa jadi gambaran buat next homecoming. Pulang naik pesawat, sambung naik kereta dengan jeda waktu yang singkat. Masih berani? Sayangi jantungmu... hahaha

#SRG, 12-13 Maret 2017
Dan kamu tahu apa yang terjadi berikutnya... hari-hari berlalu indah dengan hadirnya canda tawa kita. Belum lagi kehujanan. Hahaha. We see a moonlight together, and... semua hanya berlalu begitu saja. Dua hari yang terlalu singkat untuk melewatinya bersamamu... I love you


I paling suka kalo udah pasang pose yg diskriminatif :p