Hmmm.. kayak seremonial biasa sih,
duduk-duduk, makan snack, sambil nunggu pengumuman IPKnya disebut. IPK terakhir
yang nggak tahu apakah menentukan penempatan nantinya atau tidak. Tentunya
semua merasa dag dig dug. Baik “papan atas” maupun “papan bawah”. Nggak terkecuali
dengan aku. Hehe.
Dengan melihat fluktuasi
perkembangan IP selama kuliah di STAN, aku menargetkan untuk berada di papan
tengah (setengah). Dari 877 satria muda spesialisasi Akuntansi, untuk mencapai
setengahnya berarti harus sekitar 438. Lumayan deg-degan juga. Lapis 800 lewat,
lapis 700 lewat, lapis 600 ini udah mulai pesimis tapi lewat juga, lapis 500
makin dag dig dug tapi lewat juga, dan akhirnya namaku tersebut di peringkat
480an berapa gitu,, dengan IPK 3,30.
Alhamdulillah,, segera aku
meninggalkan tribun untuk maju ke depan bersalaman dengan pihak sekretariat dan
mengucapkan terima kasih atas semua bimbingan dan arahan selama 3 tahun di
kampus.
Alhamdulilah,, bapak, ibu,
akhirnya aku lulus..:))
Sedikit koreksi untuk diri
sendiri, dengan kegagalan pencapaian target pribadi itu jelas “hukuman” sudah
menanti. Semacam Rock Lee saat sedang berlatih bersama Guru Guy. Kecewa?? Sedikit.
Aku gagal untuk menjadi yang terbaik di sini. Tapi itu sudah sesuai dengan
Kewajaran tanpa pengecualian. IP aja nggak pernah cumlaude, jadi nggak mungkin
berharap 100 besar. Kempis2 lah ya. haha
3,30 itu tetap disyukuri dengan
penuh rasa bangga dan ikhlas. Kenapa?? Sekali lagi kuliah itu tidak mengejar
IP. Dan aku sadar, apa yang aku dapat di
sini juga lebih dari sekedar tulisan 3,30. Semuanya, baik itu teman,
sahabat, pengalaman, pelajaran hidup sudah memberi aku gambaran betapa nikmat
Alloh itu sangat berlimpah. Dan itu wajib kita syukuri bersama.
Mungkin di lain kesempatan
akademis, aku akan lebih sungguh-sungguh berjuang untuk meraih apa yang aku
cita-citakan. Tak lupa dengan cara yang fair dan penuh tanggung jawab.
Selamat yudisium STAN 2009 :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar