Seandainya
ada sebuah time machine, begitu
banyak hal yang harus diskip, berikut
adalah harapan saya yang jika saya harus berkaca, begitu banyak kesalahan di
depan mata saya sebagai manusia yang pada kodratnya menjadi tempat kesalahan. Kiranya hakikat manusia untuk selalu belajar, belajar, dan belajar memperbaiki atau minimal tidak mengulangi kesalahan.
1. Saya
berharap untuk tidak diadakan pelaksanaan TKD, dan saya selalu ingin kembali ke
era di mana saya dapat menghentikan waktu setelah dari berlibur.
2. Saya
berharap tidak hadir pada salah satu acara SNB Ramadhan.
3. Saya
berharap untuk tidak pergi ke sebuah restoran cepat saji (2)
4. Saya berharap
untuk tidak melakukan hal bodoh dalam peringatan hari lahir.
5. Saya
berharap untuk tidak mengulangi kejadian di
sebuah travel agent.
6. Saya
berharap untuk tidak mendapatkan kelas awal di kampus saya.
7. Saya
berharap untuk tidak pergi ke salah satu rumah makan cepat saji (1)
8. Saya
berharap untuk tidak melakukan sesuatu di malam tahun baru.
9. Saya
berharap untuk tidak menerima sebuah pernyataan yang menurut saya bisa dibilang
keji.
10. Saya berharap
untuk tidak terdaftar dalam sebuah bimbingan belajar.
11. Saya
berharap untuk tidak melakukan sesuatu saat ada pentas seni.
12. Saya
berharap untuk tidak melakukan sesuatu setelah dari Bali.
13. Saya
berharap untuk tidak bermain Mxit.
14. Saya
berharap untuk tidak melakukan sesuatu di awal bulan Mei 2007.
15. Saya
berharap untuk tidak melakukan hal bodoh dengan handphone.
16. Saya berharap
untuk tidak melaukan hal bodoh dengan telepon rumah.
17. Saya
berharap untuk tidak melakukan hal bodoh dengan sepucuk surat.
18. Saya
berharap untuk tidak melakukan hal bodoh dengan main api.
19. Saya
berharap untuk tidak melakukan hal bodoh dengan gunting rumput tanaman.
20. Dan
saya berharap untuk dilahirkan dalam kondisi yang lebih baik.
Itulah
rencana Alloh, dan saya juga nggak akan bisa mengubah semua itu untuk
mengubah jalan hidup, sebuah skenario besar yang telah digariskan dalam hidup
saya. Dengan semua manis-pahitnya, terkadang manis, terkadang pahit. You’ll
see, it’s kind of miracle.
Keduapuluh hal di atas bukan sesuatu yang pahit. Justru sebaliknya, kesemuanya itu adalah sumber pengalaman saya, meskipun tidak mencakup seluruh hidup. Setidaknya saya mampu belajar dari hal-hal yang sesederhana itu. Terkadang luka itu ada yang indah.
Meski rasanya pahit, semuanya itu tetap menjadi bagian dari cerita kehidupan. lebih banyak tawa daripada duka. Karena Dia yang lebih tahu bagaimana menulis cerita. Kita hanya menjalankan, mengamalkan, dan mendoakan.
Keduapuluh hal di atas bukan sesuatu yang pahit. Justru sebaliknya, kesemuanya itu adalah sumber pengalaman saya, meskipun tidak mencakup seluruh hidup. Setidaknya saya mampu belajar dari hal-hal yang sesederhana itu. Terkadang luka itu ada yang indah.
Meski rasanya pahit, semuanya itu tetap menjadi bagian dari cerita kehidupan. lebih banyak tawa daripada duka. Karena Dia yang lebih tahu bagaimana menulis cerita. Kita hanya menjalankan, mengamalkan, dan mendoakan.
Kita
nggak selamanya hidup di dunia.... Syukuri apa yang kita punya dan ikhlas dalam
menjalani hidup. Sebelum menjemput kehidupan abadi di sana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar