"Semua wanita di dunia itu cantik sedangkan lelaki terhebat adalah saya"
Sebuah prinsip (ngaco) yang baru-baru ini saya temukan sendiri. Tentunya melalui proses perenungan, pemahaman, peresapan yang sangat dalam hingga menembus ruang hati yang terdalam.
Ketika saya mengatakan "semua wanita di dunia itu cantik" ada makna besar yang tersirat dalam pernyataan tersebut. Coba bagi Anda yang (merasa) lelaki, perhatikan sesosok makhluk yang bernama wanita. Pandangi dari ujung atas sampai bawah. adakah kejelekan mereka di setiap pandangan Anda? Subhanallah. Tidak ada!. itulah kodrat Anda sebagai lelaki (normal) yang akan selalu tertarik dan nantinya dipasangkan dengan wanita.
Sebagai lelaki, Anda pasti akan berkata si A itu cantik, kemudian Anda melihat kepada B dan juga berkata si B juga cantik. Atau bahkan saat Anda melihat Z, Anda akan merasa biasa saja, dan mengatakan si Z tidak cantik. Bukan berarti Anda tidak normal sebagai lelaki. itu hanya masalah selera saja. Dalam arti lain, pedoman untuk mengatakan cantik atau tidaknya seseorang itu relatif. Tidak ada yang salah dengan ke-relatif-an itu.
Hingga saya sendiri secara ngaco menyimpulkan bahwa semua wanita di dunia ini itu cantik. Karena memang nggak ada habisnya cantik itu (fisik). Sampai saya capek untuk mengatakan bahwa wanita itu cantik. Bukan berarti saya plaboy, tukang gombal atau apalah. Bagi saya, cantik saja belumlah cukup. Dan ketika momen itu tiba biasanya cantik yang benar-benar cantik di dalam angan saya adalah sesuatu ya menurut apa yang saya lihat, saya dengar, dan saya rasakan akan terlihat, terdengar, dan terasa cantik. Saat itulah saya berani mengatakan bahwa wanita seperti itulah yang pantas untuk menjadi calon ibu anak-anak saya nanti. Mungkin ini salah satu kriteria saya. Hahaha.
Tapi cantik saja nggak cukup kaan.. weeeek..
Pernyataan bagian kedua "Lelaki terhebat adalah saya"
Dan itu benar adanya, itulah yang dinamakan percaya diri dan optimis.
Karena musuh terbesar adalah diri sendiri. Dan itu tidak dapat dipungkiri lagi. Ketika Anda melihat pesaing-pesaing Anda yang nampak jelas terlihat, Anda juga harus mampu untuk merasakan dan mengalahkan apa yang dinamakan diri sendiri.
Buang semua rasa iri dan dengki, kembali menatap diri dan selalu bersyukur. Itulah saat Anda berhasil mengalahkan diri Anda. Tentunya jangan cepat berpuas diri apabila telah menang. Yakinlah, setan itu akan selalu menggoda Anda untuk menumbuhkan kembali rasa iri, dengki, kufur nikmat. Selalu berusaha dan menikmati proses. Dan yakinlah pada diri sendiri.
Demikian sekelumit cerita ngawur saya di siang ini. Semoga mampu menghibur dan menambah wawasan kita semua. aamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar