everybody must know...


Selamat pagiii,, Salam hangat terdahsyat untuk fans-fans saya dimanapun Anda berada. Saya nggak kemana-mana, saya masih setia duduk di kursi panas ini ditemani monitor mati dan mesin fotokopi. Dengan kesibukan saya sekarang ini, jadi jarang mengasah otak untuk menemukan inspirasi untuk menceritakan sesuatu yang kiranya menghibur kawan-kawan semua. Sekalian saya curhat sih. Haha.

Alkisah saat saya mulai melirik rak buku bacaan saya di kamar, secara tidak sengaja saya menemukan sebuah buku. Buku kecil dengan warna yang agak girly, dominan pink dan agak kekuning-kuningan. Seonggok buku kecil itu terslempit di antara buku-buku lain yang ada pada rak buku tersebut. Dan ternyata... Itu adalah buku diary ku. Eitss bukan sekedar diary. Sekedar mengingatkan buku diary adalah buku harian, biasanya para cewek sering mencurhatkan semuanya lewat sebuah buku yang hanya dia sendiri yang tahu. Tapi itu zaman dahulu kala, sekarang zaman sudah maju. Komputer dimana-mana. Ya kayak saya ini, buat blog isinya kalo nggak nyampah, buat puisi, tips-tips gendeng, serta share pengalaman juga ada sih.

Kembali ke buku diary saya. Di sini saya tegaskan, saya bukan orang kemayu yang selalu curhat dengan menulis hal-hal galau. Haha. Itu diary yang saya punyai sebenarnya adalah sebuah tugas dari guru mata pelajaran Bahasa Indonesia saat saya duduk di bangku SMP. Saat itu, satu kelas diminta untuk membuat sebuah buku diary dengan berisi pengalaman menarik disertai tanggal yang persis seperti saat kejadian yang diceritakan.
pinky.. haha
Entah bagaimana cara dan upaya yang saya lakukan sehingga sanggup membeli buku yang tidak segarang penampilan saya.

Di situ tertulis beberapa cerita lengkap dengan waktunya. Padahal sebenarnya cantuman tanggal yang tertera adalah hasil penerawangan yang saya kaitkan dengan perubahan gejala alam dan gejolak yang ada dalam diri saya. Berikut adalah cerita yang saya ceritakan kembali. Jadi penulisan dalam blog ini adalah wujud memorize digitalization. Abot tenan cah. Haha. Me-retell apa yang sudah di-retell. Lhambuh angel. Daripada makin nggak jelas, monggo...




Selasa, 26 April 2000
Pada hari ini aku berangkat sekolah pukul 6.00. Kira-kira pukul 10.30, aku sedang mengerjakan soal. Kebetulan pada waktu itu guruku sedang tidak ada di kelas. Keadaan kelas menjadi gaduh. Istirahat pun tiba. Ketika aku ke kantin banyak teman-teman pada tersenyum. Setelah itu aku bertanya pada temanku. Temanku berkata bahwa di bajuku bagian belakang ada coretannya. Sesampainya di kelas aku bertanya kepada teman-temanku. Ternyata yang mencoret-coret bajuku adalah Gilang. Akhirnya kubalas perbuatan Gilang itu. Baju itu tidak saya pakai lagi karena tulisannya tidak bisa hilang padahal sudah dicuci.
Nb: Agak absurd dan nggak nyambung emang, itulah kualitas tulisan saya dulu. Kalo sekarang sih ya,, sama saja.-_-“

Selasa 24 Desember 2002
Pada hari ini aku mendapat giliran piket. Piket dilaksanakan pada waktu akan masuk kelas dan pulang sekolah. Kira-kira pukul 14.00 (2 siang) bel telah berbunyi. Aku segera melaksanakan piket kelas. Pada saat itu aku mendapat tugas untuk mengepel, karena temanku yang menyapu belum selesai, aku bermain bola di dalam kelas. Tanpa sadar aku menendang bola terlalu keras yang menyebabkan kaca jendela pecah. Semua temanku kaget, tetapi temanku membantuku untuk mengambili kaca yang pecah itu. Esoknya, karena libur Natal dua hari, aku dan ayahku ke toko kaca untuk membeli kaca seukuran dengan jendela. 2 hari setelah libur, aku minta maaf pada guruku dan aku tidak dimarahi tetapi diberi nasihat agar aku tidak mengulanginya lagi.
Nb: Asli absurd. Haha. In fact, bukan saya yang menendang bola tetapi karib saya. Mungkin umpan saya terlalu manja sehingga beliau menendang dengan membayangkan gawang yang kosong dan praaang. Tercerai-berailah kaca itu hancur berkeping-keping. Itu juga bukan ayah saya yang ke toko kaca, tapi ayah teman saya. Ya namanya juga mendramatisasi. Jangan diulangi lagi ya dramanya, sama mecahin kacanya juga sih. Haha

Kamis, 19 Juni 1999
Pada hari ini aku berangkat siang. Kira-kira aku berangkat pukul 12.00 (12 siang). Pada hari itu juga aku dan teman-temanku di kelas mendapat tugas membuat sari wortel. Aku kaget, karena aku tidak suka wortel, apalagi sarinya. Tugas itu tetap saya laksanakan. Ternyata, sari wortel itu untuk diminum. Aku pun meminumnya dengan berat hati. Tiba-tiba 5 menit sesudah minum sari itu, aku merasa pusing. Pusing itu saya tahan sampai istirahat. Setelah istirahat, aku merasa mual. Tak lama kemudian, sari wortel itu aku keluarkan semua. Esoknya aku tidak berangkat sekolah karena sakit.
Nb: Asli. Daridulu nggak suka wortel. Minum jus wortel nggak kuat baunya. Dan hasilnya adalah saya “hoeksor” mengeluarkan semua isi perut. Nggak lagi-lagi deh minum jus wortel

udah tercerai-berai

Rabu, 23 November 1998
Pada hari ini aku liburan sekolah. Aku diajak kakakku pergi ke rumah temannya dan naik sepeda. Sesampainya di sana, kakakku sedang berbincang-bincang dengan temannya. Karena merasa bosan aku iseng-iseng naik sepeda. Setelah cukup lama, aku melihat ada sebuah jalan menurun. Aku lewati jalan itu. Karena jalan menurun laju sepeda bertabah cepat. Ketika akan ku rem, ternyata remnya blong. Aku menabrak pagar dan kepalaku benjol. Aku menangis dengan keras karena sakit. Kakakku datang menolongku dan mengajakku pulang. Sesampainya di rumah, aku diberi obat oleh ibuku.
Nb: itu sakitnya beneran minta ampun, jidat sampe benjol.. Untung sepedanya nggak kenapa-kenapa #lhoh. Itu asli saya nyungsep di semak-semak. Haha. Kenangan yang nggak terlupakan

Sabtu, 4 Oktober 2000
Pada hari ini aku pulang sekolah lebih awal kira-kira pukul 10.00 pagi. Aku dan teman-temanku mengikuti ekstra komputer yang dimulai pada pukul 11.00. Sisa satu jam itu aku gunakan bermian sepak bola dengan teman-temanku. Kira-kira 15 menit kami bermain, aku menendang bola itu dengan keras, tetapi mengenai kaki temanku dan berbelok arah ke ruang kelas 2. Aku dan temanku meminta izin untuk mengambil bola itu. Setelah kuambil bola, aku dan temanku dijewer. Sakit sekali rasanya. Aku segera meminta maaf atas kesalahanku tadi. Aku disuruh berjanji agar tidak mengulanginya lagi.
Nb: Haha. Kalo yang ini dijewer sakitnya nggak seberapa, tapi ya malu juga sih dijewer.

masih kebaca tulisannya :p
Demikianlah sekelumit yang dapat di retell dari sebuah buku kecil. ternyata kebanyakan menceritakan pas saya masih SD. banyak sih yang bisa diceritakan kembali, edisi kali ini hanya sebatas yang ada bukti otentiknya saja. Dan kebetulan, buku diary ini merupakan satu-satunya barang lama saya yang masih bisa bertahan. Rencananya akan tetap dipertahankan untuk dapat diceritakan ke anak cucu nanti. Ya, minimal buat pengantar tidur. Hahaha
Oh iya.. selamat datang Desember. Penghujung tahun 2013 ini. Harapan saya cuma satu, semoga salju turun di Indonesia. Haha.

Wassalamualaikum...

Tidak ada komentar: