Very Special w/ Last Semester :3

Yap.. semester  6 atau semester terakhir telah berhasil dilalui. Dengan hanya  4 mata kuliah, sebenarnya bisa dibilang kuliah akan menjadi santai dan tidak bertekanan. Namun, ternyata semua itu hanya angan. Siapa yang bilang kuliah tingkat 3 santai?? Kenyataannya kuliah ini menurutku adalah yang terberat selama di STAN. Namun, justru ini menjadi tantangan tersendiri buatku. Kuliah yang normalnya diselesaikan 6 bulan, bisa diperas menjadi 2 bulan!! Hebaat... kadang 2 pertemuan jadi satu. Jadi, kuliah itu bisa dari jam 8 pagi hingga jam 1 siang-,- 

Kuliah yang mahadasyat ini ternyata juga diimbangi dengan dosen-dosen yang menurut saya memiliki kemampuan untuk menggenjot mahasiswa untuk belajar dan termotivasi. Berikut testimoni saya mengenai Bapak dosen yang telah mengampu selama semester yang pendek ini.

1.      Audit Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) --- Bapak D. Kurniawan
Bapak dosen yang satu ini sudah santer terdengar namanya di seluruh penjuru STAN. Terkenal killer karena tanpa segan-segan men DO mahasiswa. Pada pertemuan awal, beliau menceritakan semua track record, sejak beliau kuliah di D3, D4, hingga menjadi dosen di STAN. Dan yang membuat kami gentar adalah, beliau telah menDO 7 mahasiswa sejauh ini. Mungkin pada awalnya terdengar seram. Namun, hal itu sebenarnya diimbangi dengan dedikasi beliau dalam mengajar mahasiswa. Juga menurut saya beliau sangat murah, murah, dan murah memberi pos-pos nilai. Beliau merupakan dosen yang OBJEKTIF. Hal-hal yang selalu diingat dari bapak yaitu:
a)      Tiada hari tanpa kuis. Dan ini membuat aku sangat rajin belajar. Namun, apa mau dikata, kuis ku tidak pernah dapet 8 ke atas..haha..
b)   Bapak adalah seorang yang Njawani. Terkadang istilah-istilah Jawa sering keluar sehingga terkesan agak familiar
c)     Dibalik wajahnya yang agak tegang, ternyata beliau memillki selera humor yang tinggi. Beliau selalu mengadakan sesi Standup Comedy. Dan saat aku maju untuk open mIc, ternyata pas aku lirik, beliau tertawa terbahak-bahak..hehe
Terima kasih Pak Kurniawan telah mengampu kami, smeoga Bapak dan keluarga selalu dalm lindungan Allah SWT. Dan bapak menjadi dosen yang mengubah paradigma bahwa dosen jangan segan-segan menDO mahasiswa yang memang benar-benar sudah tidak ada hati lagi di sini.

2.      Kapita Selekta Pengembangan Kepribadian --- Bapak S.A. Tumbelaka
Bapak dosen yang satu ini pada awalnya terkesan seram. Maklum, penempatan Bea Cukai. Hoho.. namun, ternyata bapak yang satu ini sangat asyik. Pelajaran menjadi santai-santai tegang. Kalo ketahuan menguap, maka akan disuruh keluar untuk cuci muka. Bapak ini memiliki project di kelas kami, yaitu penugasan untuk membuat suatu event. Dan acara tersebut sukses besar. Hehe.. hal-hal yang diingat dari bapak yaitu:
a)      Bapak Tumbelaka merupakan satu-satunya dosen di STAN yang memanggilku dengan “Ambon”..hehe
b)      Dosen yang sangat rajin bertwitteran dengan mahasiswanya sehingga mahasiswa sangat betah untuk mantengin TL untuk curi-curi kesempatan mengerek nilai.haha
c)      Bapak yang selalu tampil atraktif dengan gaya yang modern dan tentunya dengan metode pengajaran yang nggak bikin bosen
Terima kasih pak Tumbelaka, semoga bapak bisa lebih kurusan dan terlihat fresh. Hehe.. semoga selalu dilancarkan dalam urusan karir dan akhirat, pak. Tetap semangat dan tetap atraktif ye cyiin..:p

3.      Audit Keuangan Sektor Pemerintah --- Bapak M. Hadi
Bapak satu ini merupakan sesosok prang yang penting dan sibuk dalam dunia kampus. Berkat kesibukannya, beliau selalu terlambat masuk kelas. Jadwal jam 8, beliau baru masuk jam 9. Hal ini juga menjadi kegembiraan bagi kami,,:p sering sekali bikin ketawa di kelas. Bapak Hadi ini memiliki wajah yang serius, terkesan kayak Pepeng.haha.. nggak pernah marah dan sering melontarkan senyum yang ramah. Hal-hal yang selalu diingat dari Bapak Hadi yaitu:
a)      Beliau sering menggunakan kosakata yang unik, mencampur-campur bahasa, misalnya itu “curigation” atau “sakjanya” atau bahkan “kacamata kuda”,,haha
b)      Nggak bisa diprediktif, maksudnya saat serius, tiba-tiba bisa menjadi yang slengekan dan malah bercanda.
Terima kasih bapak Hadi atas ampuannya selama 1 semester ini. Semoga bapak sukses dalam segala hal dan dapat memajukan kampus. Selalu pro kepada pemerintah dan memajukan bangsa ini.

4.      Akuntansi Keuangan Lanjutan --- Bapak B.Andri
Bapak yang njawani ini sangat nyentrik dalam mengajar.hehe.. tidak menuntut mahasiswa untuk mendalami secara detail materi. Hanya menuntut kami untuk belajar dengan rajin. Pernah terjadi sebuah inseiden, tetapi itu tidak membuat kami menjadi ada gap dengan beliau. Dosen yang selalu periang dan karena “jawa”nya, aku jadi tidak segan untuk bertanya mengenai materi dan beliau pun kadang menjawab dengan bahasa Jawa. Hal-hal yang paling diingat dari Bapak Andri yaitu:
a)      Beliau sering membawa jajan dan nantinya akan dibagi-bagikan kepad mahasiswa
b)      Santai tapi serius. Ujian yang penting jangan sampe masuk BAP..hehe
c)      Sosok yang humoris, sering menyetel video-video yang membawa semangat
Terima kasih pak Andri atas bimbingannya. Maaf di pertemuan terakhir, saya pamit dulu jadinya malah nggak bisa dapet foto bareng,,hehe. Semoga bapak selalu sukses di dunia dan akhirat. Tetap pelihara jenggotnya ya pak..:p

KEEP BLUE FLYING HIGH

Sedikit cerita mengenai Liga Jateng & DIY kemarin, sebuah liga di mana tahun kemarin kami menjadi juara dan tentunya sekarang menjadi juara bertahan yang menjadi “target” dari kontestan yang lain. Tim yang dipenuhi dengan angkatan emas Ikmas, mekipun aku sendiri bukan emas,,haha. Bagaimana hasilnya?? Dan bagaimana pula peran aku?? monggo..

Matchday #1 (Ikmas A vs Tegal)—Fase Grup
Pertandingan pertama selalu ada demam panggung. Dengan jadwal bermain pagi, selalu membuat tim menjadi kurang panas. Kali ini aku tidak diturunkan menjadi starter. Bermain dari bangku cadangan, dan masuk di pertengahan babak pertama. Tidak banyak yang bisa aku lakukan, satu peluang pun tidak ada-,- Namun, seenggaknya pada pertandingan ini aku buat assist satu :3. Pertandingan pun berhasil kami menangkan dengan skor 2-0. Aku belum masuk scoresheet.

Matchday #2 (Ikmas A vs Karanganyar)—Fase Grup
Esoknya langsung dilanjutkan dengan pertandingan kedua fase grup, dan lawan kami adalah Karanganyar. Karanganyar termasuk lawan yang berat karena pada tahun kemarin berhasil membuat repot kami. Namun, kali ini dengan tim yang baru dan tentunya semangat yang baru membuat statistik tahun lalu menjadi kurang berarti. Masuk di pertengahan babak pertama, sedikit yang bisa aku lakukan. Seingatku hanya ada 2 peluang, dan itu mentah di kiper-,- pertandingan yang ketat itu berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan kami.

Matchday #3 (Ikmas A vs Pemalang)—Fase Grup
Pertandingan terakhir fase grup yang tidak lagi menentukan bagi kami karena sudah lolos. Namun, bagiku semua laga adalah penting. Melawan Pemalang yang notabene ada kawanku tingkat satu Azamuddin. Kali ini diturunkan jadi starter,,hehe. Ya karena rotasi jadi harus simpen tenaga dan saling menunjang. Jadi starter, aku malah jadi bingung-,-. Di pertandingan ini, satu peluangku kena tiang gawang dan aku buat satu pelanggaran yang nggak perlu. Ya.. agresifnya keluar lagi..hehe. pada pertengahan babak kedua, cedera bahu kiri kembali kambuh. Aku pun meminta untuk diganti. Nggak tahu kenapa masih terasa sakit lagi, padahal tidak ada benturan selama aku main. Pertandingan ini berhasil kami menangi dengan skor 5-1. Lagi-lagi aku masih mandul..huhu

Matchday #4 (Ikmas A vs Kendal)—Perdelapanfinal
Fase knock out dan kami melawan saudara sendiri, Kendal. Pertandingan ini, mas Izhar nggak bisa main, karena besoknya ada kejuaraan bersama Stan Futsal. Sedikit berkurang kekuatan, tetapi tidak menjadi masalah. Menjadi pemain ordinary sub, lama-lama menjadi memahami peranku dalam tim. Kali ini, permainanku menjadi agresif sekali dan super-super agresif. Statistik menurut aku pribadi: 1 peluang, 1 dilanggar, 1 melanggar, 0 gol. Ya..lagi-lagi masih mandul. Padahal bola sudah aku kejar sampai ke seluruh pelosok lapangan-,-. Pertandingan berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan kami.

Matchday #5 (Ikmas A vs Pati)—Perempatfinal
Pertandingan selanjutnya, Pati sudah menunggu kami di fase ini. Pati sudah nggak se-menakutkan beberapa tahun yang lalu, tetapi kami harus tetap waspada. Sebelum pertandingan, aku harus menghadapi kenyataan pahit, di depan mataku sendiri, Magelang kalah oleh Purwokerto. Lawan yang selalu aku tunggu-tunggu. Ya,, sudah menjadi target pribadi. Namun, semuanya telah menguap. Sudahlah, bukan bagian aku bicara mengenai tim yang bukan menjadi lawan. Ini menjadi titik balik ku dalam turnamen. Aku bisa bermain menjadi lebih sabar dan lebih bisa “dikendalikan”. Selalu diturunkan dari bangku cadangan, aku mencetak 2 peluang yang semuanya bisa dihalau kiper. Keberuntungan belum berpihak padaku. 1 pelanggaran juga aku dapatkan.hehe..untung wasit nggak ngeluarin kartu :p Pertandingan ini berhasil kami menangkan dengan skor 3-1, setelah sempat tertinggal 0-1

Matchday #6 (Ikmas A vs Purwokerto/Banyumas)—Semifinal
Sudah memasuki semifinal, lawan juga sudah semakin sulit. Untuk itu, kami sengaja melakukan latihan pola H-2 sebelum pertandingan. Saat latihan sering dapat semprot dari kapten, karena masih bingung dengan pola yang baik dan benar dalam futsal. Namun, ini sangat membantuku dalam memahami futsal. Menyerang dan bertahan bersama-sama. Saat pertandingan, pola berhasil diterapkan dengan sangat baik. Permainan yang sangat rapi berhasil kami terapkan. Walhasil skor yang tercipta sangat mencolok. Ya,, kami menang 11-1 !! alhamdulilah... sedikit kritik buat aku, dari sebelas gol itu, no one from me-,-. Aku sudah buat 2 peluang dan sepertinya sang kiper lawan memiliki mind-link denganku. Semua tembakanku tertebak arahnya. Menurut kapten, gaya tendanganku saat mem-placing bola dapat terbaca oleh kiper. Dan itu selalu terngiang-ngiang di kepala.

Matvhday #7 (Ikmas A vs Purworejo)—Final
Dan inilah laga yang sudah kami tunggu-tunggu. Laga pamungkas dalam gelaran liga tahun ini. Purworejo sudah menunggu di final dengan yel “gubras”nya. Kami tetap tidak gentar dengan musuh. Di awal kami sempat tertinggal lewat gol musuh. Namun, dengan upaya yang tanpa kenal lelah, kami berhasil mencetak gol demi gol. Aku hanya bisa berteriak-teriak di pinggir lapangan, untuk sekedar menjatuhkan mental lawan. Jadi nggak fokus kalo dimainkan. Setelah unggul 3-1 dan masuk babak kedua, akhirnya manager memanggilku dan menurunkan aku. Alhamdulillah... kesempatan itu tidak aku sia-siakan. Akhirnya gol itu pun hadir, gol ke 4 dalam pertandingan itu,, ya aku masuk score sheet. Alhamdulillah bisa pecah telur. Selalu saat-saat ini kunanti..:) dan gol pun bertambah satu lagi sehingga skor akhir menjadi 5-1. Dan kami pun berhasil mempertahankan gelar juara...







Nb: bukan bagaimana kamu membuktikan sesuatu yang memang tidak lagi perlu ada pembuktian. Lakukan yang terbaik dan selalu luruskan niat, anggap semuanya sebagai perwujudan ibadah dan bentuk penghambaan terhadap Allah SWT. Maka itu akan terasa lebih jauh bermakna.
Dan akhirnya aku sampe di kosan tercinta... alhamdulilah,, siap untuk menghadapi semester 6 yang penuh godaan.

IP semester 5 kemarin lumayan jatuh juga, yang penting harus disyukuri karena dengan bersyukur Alloh akan menambah nikmat kita dan semuanya tidak akan terasa berat. Harus diakui memang, lumayan berat menghadapi situasi seperti ini. Jangan membiasakan bilang “ya gakpapa lah”, tetapi bagaimana belajar dari situasi kemarin dan berusaha memperbaiki diri sendiri. 

Jangan lihat orang lain dulu. Ada yang bilang IP itu bukan patokan, karena memang tiap dosen itu berbeda. Ada positif ada negatifnya juga pemikiran seperti itu. Jadi, lebih penting untuk selalu memotivasi untuk menjadi lebih baik ke depannya.

Satu hal yang menggembirakan bagi aku yaitu banyak kawan-kawanku yang selalu aku kagumi dan aku banggakan berhasil memperoleh IP yang memuaskan. Salut buat Qisthon “Wese” yang menjadi top of the top di kosan tunggon. Juga buat teman-teman yang lain yang telah berhasil memperoleh hasil terbaik. Akhir kata semoga semangat kita tidak kendur untuk menghadapi semester 6 dan mampu membawa perubahan pada negeri kita ini.



Semangat semester Enaaaaaaaaaaammm...:)

WELCOME 21 :)

 Sebenarnya umur nambah itu artinya waktu kita untuk ada di dunia ini semakin berkurang,.sedih yah,, seenggaknya dengan bertambahnya umur kita selalu bisa mensyukuri nikmat dariNya sehingga nantinya mendapat berkah dunia dan akhirat kelak.

Di umur yang ke 21 ini, harapannya apa yah.. hmmm,, aku harap semua orang yang ada di sekitar aku diberi kebahagiaan dan tentunya lindungan dari Allah. Semoga dengan bertambahnya umur juga, aku bisa menjadi bermanfaat buat mereka selain juga untuk diri sendiri. Kebahagiaan paling seru kalo dirasakan bersama-sama, nggak seru kayaknya kalo ketawa sendiri..haha




Oh ya,, selain itu juga di umur 21 ini, semoga diberikan kedewasaan dalam menjalani sisa umur. Semoga sifat slengekan itu diimbangi dengan kedewasaan berpikir. Apalagi sifat yang jarang serius-,- terkadang sifat yang sering susah serius itu kayak bumerang. semoga kedepannya selalu dapat bersikap lebih baik lagi. Amiin
Semoga dengan bertambahnya kerentaan fisik ini selalu diberi kesehatan. Semoga yang sakit disembuhkan dan sabar dalam menghadapi penyakit. Semoga tangan kiri ini nggak kerasa nyeri lagi,  kayaknya bukan retak seperti apa yang diduga ibu, tapi kok lama sembuhnya-,- yang penting dinikmati rasa nyeri yang ada dan nggak jadi trauma buat main futsal,,yeah..

Semoga tim IkmasFC juara liga Jateng tahun ini dan PSIS Semarang bisa promosi ke liga terbaik di Indonesia....

Semoga selalu dijauhkan dari segala sesuatu yang membawa pengaruh negatif dan diberi kekuatan untuk melawannya. Amiiin..

Semoga mampu menjadi pribadi yang mampu belajar untuk belajar. Simple tapi dalem juga quote dari bapak dosen ini.

Yap..susah juga berperan jadi antagonis,, haha.. yang penting jadi diri sendiri dan nggak ngerepotin orang
Terima kasih Allah, terima kasih semuanya..

Everyday Holiday

Yap,, akhirnya kembali nulis lagi setelah sibuk (?) dengan kegiatan liburan di Semarang kali ini. Namanya juga liburan, literatur kuliah dan semua yang berbau STAN untuk sementara tendang dulu,,

Tapi ya agak risih emang, akhir-akhir ini STAN sering disebut-sebut lagi gara-gara adanya pegawai DJP-yang notabene alumni STAN- punya rekening gendut. Untung PPATK nggak nangkep mahasiswa gendut.. bisa panjang urusannya-,- hmmm.. agak risih emang denger kabar yang nggak enak itu, tiap ketemu pakdhe dan budhe pasti yang dibahas masalah STAN itu selain juga bahas kegagahan saya..:p tapi bener lhoh,, ada satu saudara yang lama nggak ketemu dan ketemunya itu waktu arisan keluarga, beliau bilang:

“Mas Wisnu saiki gagah ya, mbiyen rambut e njegrak-njegrak saiki wis gede rambute iso lemes
Hehehe..aku cuma bisa nyengir-,-

Kembali ke topik liburan... Hmm,, 3 minggu ini rasanya campur aduk udah kayak permen,, semua jadi satu: rame, sepi, bosen, seger, dan macem-macem lainnya. Jadi di sini aku mau nulis pengalaman-pengalaman yang menarik selama 3 minggu ini..haha semuanya menarik sih, tapi seenggaknya hal yang kayak gini yang nggak ada di Bintaro..haha

*Jatidiri..i’m home*
Ini hal yang paling sangat dirindukan saat pulang Semarang.. yaitu nonton kesebelasan Mahesa Jenar berlaga di stadion Jatidiri. Dalam liburan kali ini, ada dua laga home PSIS, yaitu melawan Persepar Palangkaraya dan Persis Solo. Lumayan lah,, nonton dulu sebelum pulang ke kota mati. Alhamdulilah PSIS menang dalam dua laga tersebut dengan skor 2-0 dan 1-0. Sempat diwarnai konflik INTERNAL di tubuh tim kebanggaan warga Semarang ini. Semoga besok-besok jangan pada berantem ya bapak-bapak. Jadi, PSIS ku bisa berlaga di pentas tertinggi liga sepakbola dan jadi juara seperti tahun 1987 dan 1999/2000. Bravo Mahesa Jenar!! Tak lupa pula Bravo IkmasFC!! Haha..


*Kiamat Menerpa SIM*
Dua Nol Satu Dua..ya..2012 katanya sih tahun kiamat..katanya,, tapi ya wallahualam.. yang jelas SIM C ku harus kiamat di tahun ini,,haha harus perpanjang SIM biar tetep bisa naik motor di Jakarta ntar. memasuki bulan Maret, bulan yang penuh berkah selain Ramadhan..preett.. segera aku menyusun jadwal buat perpanjang SIM.

Di hari H aku dan seorang kawan, sebut saja Mr.P,, ah nggak enak kalo pake inisial.. ulangi,,
Di hari H aku dan seorang kawan, Pungki.. berangkat menuju ke Simpang Lima tempat pelayanan SIM keliling, ternyata setelah sampai sana antrian sudah banyak dan petugas nggak mengeluarkan formulir lagi. Segera kami cabut ke tempat lain. Selain di Simpang Lima, alternatif lain ada di Tembalang atau di Citarum dan kami memilih,,jeng jeng jeng.. ya kami segera cao ke Citarum. Setelah antri (1,5 jam) dan menunggu sambil nonton bola, akhirnya foto jepret-jepret dan jadilah SIM C saya yang baru..horeeee..


*Pagi yang Cerah Bersama Ombak*
Satu hal yang nggak bisa lepas saat pulang Semarang adalah pancing. Ya,, sebagai anak pantai, haram hukumnya nggak bisa mancing..hehe bukan masalah dapet atau nggaknya, melainkan wangi laut di pagi hari yang tentunya masih segar dari hiruk pikuk daratan. Bapak mengajakku mancing di rumpon dengan ikan target: Kakap dan Kerapu. Berhubung masih belum berpengalaman, aku nggak dapet ikan target, hanya dapet 4 ikan kecil.. bapak sendiri nggak dapet apa-apa..haha..:p


*Jajan di Warung Sendiri*
Tempat favorit yang biasanya buat anak-anak kumpul.. yup,, sebuah warung bakmi jowo,, sering kita pake istilah atau kode “kecap” saat ingin berkumpul disini. Warung yang kecil dekat kecamatan. Dan kali ini mungkin menjadi hal yang gila. Kami biasa makan sambil lesehan di tikar yang disediakan penjual. Agaknya malam itu pengunjung ramai sekali dan tikar sudah habis. Sembari menunggu antrian, aku ngasal bicara kepada Pungki dan berkata “Wah enak e njupuk kloso ning omahmu ki, Pong.. nggelar dewe..hahaha” dan ternyata Pungki berpikir serius dan menjawab “wah..gak ngisin-isini to, Mbon?” sontak anak-anak pada ketawa. Namun, ternyata Fikar sudah tidak sabar dan segera dia mengajak ke rumah Pungki untuk mengambil tikar. Ha!! Hahaha.. Gondes gondes..pancen bocah sableng.. dan jadilah kami makan di warung pake tikar sendiri. Canda tawa tergelar hebat malam itu. Dan alhamdulilah, karena kami membawa tikar sendiri, pakdhe yang jual memberi kami potongan sekitar 6-10rb.hahaha..


*Dejavu Kala SMA*
Dejavu ini tidak ada kaitannya dengan asmara :p, yap.. Bapak harus masuk rumah sakit lagi. Awalnya sempet deg-degan juga, tapi setelah dijelaskan ibu ternyata bapak harus opname untuk persiapan kateter jantung. Maksudnya itu dicek jantungnya pake alat kecil yang dimasukin tangan terus tembus ke jantung gitu (ngeri kalo dibayangin). Kateter ini dilakukan karena bapak sering mengeluh sakit di jantungnya. Aku pun disuruh nemenin Bapak di rumah sakit, agak trauma memang kalo inget dulu bapak pernah lama di rumah sakit dan koma 3 hari. Alhamdulilah,, yang ini cuma bentar, 3 hari 2 malam di rumah sakit. Setelah pemeriksaan, ternyata sumbatan pada pembuluh vena ada pada tingkat 20% dan alhamdulilah ternyata tidak perlu pemasangan ring hanya bapak harus menjaga pola makan. Yang buat aku sedih adalah “tetangga sebelah” bapak ternyata harus di kateter karena ada penyumbatan sebesar 75% atau berapa gitu.. serem lhoh.. yang penting sekarang semoga semuanya sehat. Kuncinya yang penting sekarang adalah olahraga rutin, nggak kenal rokok, dan menjaga pola makan. Insya allah sehat..amiin


*Kesempitan dalam Kesempatan*
Sesibuk-sibuknya libur alangkah indahnya jika menggunakan kesempitan untuk hal-hal yang oke. Yap,, untuk menjaga kondisi fisik, program diet, dan persiapan Liga Jateng tahun ini diperlukan suatu banjir keringat yang harus membasahi bumi..halah

Aku, Qisthon, dan Anggari secara rutin tiap 2 hari sekali melakukan lari-lari sore di kompleks GOR Mugas ato lebih dikenal TLJ. Hanya Anggari saja yang terlihat berlatih keras. Aku dan Qisthon pokoknya kalo cerah langsung genjot fisik di sana. Banyak warga Semarang yang juga tiap sore berolahraga. Mulai dari atletik, bola sepak, badminton, anggar, capoeira, voli, bahkan banyak para muda mudi yang terkesan hanya sekedar jeng-jeng dan “golek dibandul” -begitu istilah Qisthon-

Selain joging, kalo nggak males ya sepedaan tiap pagi dengan rute menuju Simpang Lima, dan di sana minimal tawaf dulu 5x terus pulang sambil beli koran. Terasa spesial saat hari minggu, karena hari itu adalah saat CFD (Car Free Day). Semua warga tumprek brek di Simpang Lima ato di Pemuda untuk berolahraga di jalan tanpa harus kena gangguan motor/mobil. Aku dan Anggari 2x ikut CFD ini, sedangkan Qisthon nggak ikut karena nggak punya sepeda. Lumayan lah selain sehat jasmani juga sehat rohani..haha.


*Buka Mata, tapi Buka Hati Dulu*
Citarum merupakan sebuah jalan/kawasan di mana terdapat sebuah lapangan sepakbola kelas 2 di kota kami. Di sela-sela menunggu antrian SIM yang nggak jelas juntrungannya. Aku dan kawanku tadi pergi ke Stadion Citarum untuk melihat adanya hiruk pikuk di Stadion itu, ternyata ada kompetisi Popda SD. Kompetisi ini mempertandingkan anak-anak seusia SD yang membela kecamatan masing-masing. Senang rasanya melihat anak-anak kecil bermain bola. Terkesan pedofil memang, tapi bukan itu yang aku maksud..haha.. maksudnya bahwa dengan melihat hal itu, banyak yang bisa diambil pelajaran dari anak kecil. Disinilah tempat aku bisa membuka mata seluas-luasnya dan menyadari betapa sempitnya pikiran dan hati ini. Hmmm.. jujur dari hati yang terdalam.. berat nulisnya..

Pada liga jateng tahun ini, aku selalu terobsesi masuk dalam line up dan mencetak gol di tiap pertandingannya. Egois memang.

“Aku tapi bukan Aku” mungkin kalo ditulis kalimat bisa dikatakan demikian, dan hal ini bukan pertama kali, sebelumnya juga aku pernah merasa seperti ini. Dan kali ini aku tahu jawaban atas pernyataan ini...
Catet ya.. di bold aja biar semua jelas dan nggak ada yang ditutup-tutupi:
Pada liga Jateng ini, aku seperti merasa punya hutang untuk membayar “hutang” untuk mengalahkan IKMM FC. Ya organda Magelang yang pada tahun kemarin kami kalahkan dalam final Liga Jateng. Kebetulan waktu itu aku tidak ikut main dan tidak ikut mengangkat piala. Hutang ini ditambah dengan sedikit “bumbu non teknis”, yaitu ya,, itulah,,masalah asmara,, yang memang sepertinya kami lebih cocok untuk menjadi teman.. ya.. teman yang nggak pernah ngobrol.. seperti yang mbak cantik bilang..haha aku selalu berharap tim Ikmas dipertemukan lagi dengan tim IKMM dan saat pertandingan mbak Cantik itu datang untuk lihat,, ini lhoh.. Wisnu yang hebat.. Wisnu yang bikin gol.. Wisnu yang sudah terbuang (baca=membuangkan diri)

Namun, semakin lama motivasi itu jatuh ke dalam nurani yang paling dalam, paling kotor, paling hina. Sebelum akhirnya aku melihat anak-anak SD bermain bola setengah lapangan. 6 lawan 6. Di mana dalam pertandingan itu yang terlihat adalah Semangat, Sportivitas, Sopan. Aku merasa nggak punya itu semua...
Urusan semangat, okelah,,fine,,kalo emang aku selalu main penuh semangat tetapi ternyata motivasiku..hmm.. BUSUK!! Beda sama anak-anak, mereka yang begitu semangat dengan disaksikan para orang tua mereka, bermain di tengah terik, dan memberikan yang terbaik.. aku janji untuk selalu semangat dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan, bukan hanya lawan IKMM, tapi semua organda lain, dan mencoba nggak terpengaruh suasana hati dengan atau tanpa kehadiran mbak cantik..

Urusan sportifitas,  masih kalah jauh sama anak-anak SD!! saat mereka melakukan pelanggaran, segera saling menjabat tangan tanda sportifitas. Oh indahnya... sedangkan aku,, alih-alih jabat tangan,, biasanya saya katain dalam hati ato kasarannya,, sokor kowe, modar kowe. Aku janji untuk bisa meredam emosi dan nggak berbuat nakal.
Urusan kesopanan, lagi lagi kalah jauh... anak-anak itu main penuh tanpa protes sedikitpun kepada wasit meski kadang-kadang terjatuh.. Aku?? Haha.. jangan di tanya lagi... sering kata-kata kasar keluar dari mulut yang ah,, sudah bobrok kali ya.. belum lagi kalo urusan protes sama wasit.. aku janji saat pertandingan besok untuk nggak bilang jorok lagi, dari yang paling sederhana.
Overall, yang dapat disimpulkan dengan gaya kalimat ku sendiri yaitu:
“Nikmati semua momen, biarkan semuanya mengalir, menang-kalah itu biasa, berikan yang terbaik karena selalu ada orang-orang yang tercinta yang menantikan semangatmu mengalir bersama mereka”


Ps: tidak ada maksud apa-apa dalam penulisan ini, karena ini memang suasana hati, benar-benar apa yang aku rasakan selama liburan panjang kali ini. Jika ada pihak-pihak yang disebut, memang itulah faktanya dan tidak ada rekayasa sedikit pun. Untuk kritik dan saran, bisa ke kontak saya, hotline 24 jam (085640419277)
Semoga kita wisuda 2012 ini.. amiiiin 


Libur Telah Tiba


horeee.. UAS semester 5 ini selesai.. setelah njlimet dengan mata kuliah dan kurang tidur, akhirnya yang ditunggu-tunggu tiba. Libur yang konon 3 minggu ini akan saya habiskan di Semarang. Pulang kali ini tentunya lain, status yang dulu "in relationship" sekarang jadi "single" haha.. yah,, itulah hidup..:) dan satu lagi bahwa pulang kali ini saya membawa cedera baru tapi lama-,-

lagi dan lagi tangan kiri ini kambuh, setelah melakukan adegan salto saat futsal terakhir bersama teman-teman Friends-,- orang-orang rumah mengira saya jatuh dari motor,,ya alloh.. semoga saya nggak jatuh dari motor. pokonya program di rumah itu: menyembuhkan cedera ini dan meneruskan program diet..haha

ngomong-ngomong soal motor, udah beberapa hari si Megasedici lagi ngambek. alamak, tangkinya bocor-,- udah beberapa kali saya selalu mendorong dan "mancalke" motor hingga ke pom bensin. berkeringat dan pegel sih, tapi enggak masalah bagi saya. pengorbanannya selama 4 tahun ini tidak sebanding dengan keringat yang bercucuran #pelukmotor. saya janji besok kalo pas masuk, tangkimu aku bawa ke tukang las. kalo emang udah mentok nggak bisa lagi ya terpaksa buka tabungan buat beli tangki yang baru :)

sebelum pulang, saya sudah membayar beberapa hutang yang saya janjikan kepada teman-teman yang emang saya berutang kepadanya. Alhamdulilah lumayan plong rasanya :) dan saya selalu berdoa semoga utang-utang yang lain bisa terbayar dengan lunas :)
dan akhirnya saya Farkhan Wisnu aka Ambon beserta kru yang bertugas mengucapkan...

"Selamat liburan semester 5 kawan-kawan,, semoga kita tetap bersama hingga wisuda nanti.. :D"

nb: thanks special buat kawan saya "mentor" udah mau jadi tempat buat ngenet semenjak tragedi password liputra menimpa kosan delima ganteng-,-

Short Story in 6th Semester

     
Selama 1 semester ini, di kelas 3E Friends, kami mendapat dosen-dosen yang menurut saya sangat baik dan super. Di ujung semester ini, saya berdoa untuk diri saya sendiri dan untuk bapak-bapak dosen supaya sama-sama sukses dan mampu membangun kembali negeri yang sedang sakit ini. berikut ini, saya memberi sedikit testimoni untuk beliau-beliau yang super.

Bapak A.Y. Surya-- Dosen AKN (Administrasi Keuangan Negara)


      Bapak satu ini sangat kocak, mengajar selalu diselingi dengan canda tawa. Tak jarang pak Surya sering datang terlambat, atau bahkan mengganti jadwal kuliah. Kami bisa maklum, karena mungkin ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan oleh pak Surya.

yang paling diingat oleh Pak Surya yaitu:
  1. kosakata yang lucu (wabil khusus, stan militan, tangan 45, mbesok, mbantul).. haha
  2. setiap ada yang datang telat, terkadang disuruh cerita apa aja,, selalu saja minta cerita tentang ayu ting-ting -,-
  3. selalu menyebut SMI dengan ibu kita yang seksi, cantik, bahenol, galak, dan sudah dimutasi ke amrik
  4. selalu menyebut pak menteri dengan "Kawan saya"
  5. dan yang selalu saya ingat, bapak Surya selalu "nyrempet2".. haha

terima kasih pak Surya, semoga bukunya cepat jadi, dan laris.. lindungan Allah selalu menyertai kita bersama




Bapak A. Supriatna-- Dosen AKL (Akuntansi Keuangan Lanjutan)


      Bapak dosen sering mengajarkan pelajaran bahasa Inggris selain Akuntansi,, seperti Pronouncation, Vocabulary, dll..haha.. jarang bercanda, tapi sering bercerita tentang motivasi dan kisah-kisah yang menarik. sangat serius dalam mengajar, sehingga materi dapat terselesaikan dalam 1 semester, dan walhasil sangat OBJEKTIF dalam memberi penilaian.


yang paling diingat:
  1. selalu memberi PR di akhir pertemuan, dan biasanya PRnya banyaknya segudang-,-
  2. baik hati dan mau membantu mahasiswanya
     terima kasih buat pak A. Supriatna, kemarin uts saya termasuk lumayan lah melewati ujian, tapi kali ini uas, baik materi maupun suasananya sudah berubah,, saya harus terus berjuang, terima kasih bimbingannya. saya doakan semoga bapak sehat selalu dan sukses dunia akhirat. amiin




Bapak S. H. Lubis-- Dosen Etika Profesi


      Tak menyangka dan tak kuduga, bapak satu ini ternyata juga menjadi ustadz dan motivator yang sangat kondang. bukunya aja best seller. mantep pokonya. sayang, aku terlalu meremehkan etika profesi, tak heran uts ku agak jatuh-,-. uas saya akan belajar sungguh2 pak..


yang paling diingat dari Bapak S H Lubis:
  1. beliau sering menyisipkan kisah dan pelajaran rasul dalam mengajar
  2. jarang datang on-time-,- bisa dimaklumi karena bapaknya orang sibuk dan super
  3. kalau bilang korupsi selalu "koropsi"
  4. selalu menekankan anti korupsi kepada mahasiswanya
  5. terakhir, beliau memiliki putra dan putri berjumlah 8.. hehe.. super sekali
      terima kasih untuk Bapak Lubis, saya selalu termotivasi untuk menjadi seperti bapak. jenggotnya kalo dipanjangin keren loh pak.. haha.. semoga kita semua selalu berada dalam lindungan Allah.. :)

*Nb: tolong di kelas bapak di 3E pajak, ada babi lepas,, inisial ADS.. ciri2: brewok gag jelas.




Bapak M. Harun--Dosen AKSK (Audit Keuangan Sektor Komersial)


     Bapak Harun ini sudah sangat sepuh, tapi sangat bersemangat dalam mengajar. beliau selalu mengawali perkuliahan dengan berdoa..:) karena usianya yang sudah lanjut, beliau sebenarnya tidak suka berada di gedung I lantai 3, terlalu capek mungkin. Pak Harun ini sangat objektif dalam memberi nilai.


yang paling diingat:
  1. jika ada yang terlambat, disuruh menuggu di luar hingga lengkap. dan inilah yang membuat saya selalu berangkat awal dan nggak leda-lede tiap hari rabu-,-
  2. bukan tipe dosen yang galak
  3. selera humor yang lumayan tinggi
  4. tugasnya banyak, tapi seringnya tugas kelompok
      terima kasih Bapak Harun, semoga kami dapat menjadi auditor yang hebat seperti bapak. semoga bapak selalu dilimpahkan kesehatan dan berada dalam lindungan Allah,amin.



Bapak Eko -- Dosen (Pengganti) Akpem 3 (Akuntansi Pemerintah)

      Bapak satu ini merupakan dosen pengganti, karena bapak H sedang berada di luar negeri. jadi selama satu semester ini diisi oleh bapak Eko. masih muda, enerjetik, kadang berhumor, banyak garingnya-,-

yang paling diingat:
  1. sangat jarang, jarang, jarang masuk kelas. sibuk dengan pekerjaan
  2. "jangan rasis" begitu bapak eko membela saya saat saya dipanggil dengan nama kesayangan-,-
  3. selalu ingat sama saya (dijadikan obyekan), gpp,,teman2 jd ketawa,,haha
  4. nilainya sepertinya oke..
     terima kasih pak eko, semoga lancar dalam pekerjaannya dan selalu diberi rejeki yang cukup.




Bapak R M Harahap-- Dosen ABK (Audit Berbasis Komputer)


      Bapak satu ini sangat jenius, saking jeniusnya.. beliau selalu menganggap kami selalu mengerti dalam pelajarannya. jujur saja, selama beliau mengajar saya kurang/tidak begitu ngeh sama pelajaran. untung saja, teman-teman sellau membantu ku dalam belajar ABK.


yang paling diingat dari bapak:
  1. penugasan audit yang dilakukan ke kelurahan mengenai e-KTP
  2. tugas yang tiada pernah habis. bahkan ditukar dengan kelas sebelah
  3. selera humor yang lumayan tinggi
      terima kasih atas bimbingan bapak, semoga kami mampu menjadi auditor modern di zaman ini. nggak gaptek lagi. kami doakan semoga bapak selalu sukses dalam karir dan berada dalam lindungan Allah. satu lagi, semoga bapak pukul rata A/A- di kelas kami..hehe




Bapak Johans -- Dosen Budnus (Budaya Nusantara)


      Beliau ini adalah dosen Kwn saya waktu di tingkat 1 dulu. beliau sangat asik. pelajaran Budnus menjadi lebih menarik, karena di setiap pertemuan selalu ada presentasi tiap kelompok mengenai budaya-budaya di seluruh nusantara dan beberapa negara.


yang paling diingat:
  1. kadang ketemu di parkiran STAN
  2. bapaknya baik banget, sumpah. nggak pernah marah, padahal kelas sering gaduh dan nggak memperhatikan
  3. masih ingat dengan saya saat pertama kali di absen.. cieee.. -,-
  4. dapat kelompok untuk presentasi tentang budaya Kalimantan dan Korea :) membuatku jadi lebih banyak belajar budaya-budayanya
  5. bapak ini selalu punya tertawa yang khas..haha
      terima kasih bapak Johans,, semoga kami lancar dalam mengerjakan UAS dan Bapak memberi kami nilai yang oke.. (berharap) saya akan terus bekerja keras. semoga bapak selalu sukses dalam karir dan berada dalam lindungan Allah SWT



********